Pria paruh baya itu terlihat begitu kalut, bahkan sampai melepas dasi yang mencekik lehernya saat meeting besar yang baru saja dilakukan. Kenyataannya, perusahaannya tak sedang baik-baik saja saat ini. “Pak Sakti coba bicara dengan Pak Ersya Malik, dia menantu Pak Sakti. Apa pun masalah pribadi kalian, selesaikan! Karena ini akan berdampak buruk pada proyek kita, belum lagi para investor lainnya tertarik pada proyek kita karena ada nama besar Ersya Malik. Kita bisa rugi milyaran kalau proyek ini benar-benar mangkrak. Padahal proyek inilah salah satu pilar terkuat perusahaan kita sekarang,” kata salah satu tim pemegang saham perusahaannya. Sakti tetap di ruangannya setelah meeting, merenungi semua. Ia harus segera menemukan solusi agar perusahaannya tidak sampai jatuh, terburuknya gulung

