Tidak Ada Yang Instan

1109 Words

Raka masuk ke dalam rumah membawa pesanan untuk adiknya juga keponakannya sudah berlari mendekati Raka sekarang. Raka tertawa kecil, memeluk keponakannya itu. Lalu mencium pipi Jaden gemas. "Pakde! Jangan!" Ucap Jaden, menatap tajam pada Raka, yang tertawa kecil melihat pada Jaden merenggut. "Mama mana?" Tanya Raka, tidak melihat keberadaan adiknya dimanapun. Jaden mendengar pertanyaan itu terdiam. "Mama lagi di dalam kamar. Semenjak pulang tadi, Mama cuman bentar nemenin Jaden. Katanya capek." Jawab Jaden, diangguki oleh Raka. Raka memberikan es krim dan makanan yang lainnya untuk Jaden. Lalu Raka berjalan menuju kamar adiknya. Raka bingung, tidak biasanya adiknya ini akan mengurung di dalam kamar setelah keluar. Selena bakalan bermain seharian dengan Jaden, lalu sekarang Selena di da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD