Saat mereka tiba di kamar, Henrik menyadari bahwa Nina sudah jauh lebih rileks ketika momen intim berlangsung, tetapi setelah itu ia kembali menutupi dirinya dengan handuk. Ia hanya melepaskannya ketika sudah mengenakan pakaian dalam dan celana. “Aku akan memasak sup. Tidak akan lama karena beberapa bahannya sudah dibekukan.” “Kita bisa makan di ruang TV? Ada acara pencarian bakat yang tayang.” “Tentu, Sayang. Apa pun yang kau mau.” Henrik mengurus setiap detail hidangannya; Nina benar-benar mulai menaklukkan hatinya, dan ia sama sekali tidak keberatan. Ia pergi ke taman dan memetik setangkai bunga dari kebun mawar yang pernah ditanam Nina; saat Nina menanam bunga-bunga itu dulu, ia menganggapnya tidak berguna, tapi ia diam saja. Kini ia sadar ia keliru. Ia menemukan Nina yang tengah

