BAB 34

1267 Words

Tempat itu tidak terlalu ramai; sudah malam, tetapi semua pertokoan masih buka. Karena merupakan area wisata, arus orang terus berdatangan, dan tak seorang pun peduli pada urusan orang lain. Orang-orang biasanya tidak mengingat wajah mereka yang lewat; pendatang hanyalah turis yang akan menghabiskan uang. Ini adalah salah satu alasan Henrik membeli dan mempertahankan properti di kota kecil itu. Kedua bersaudara itu membeli sebuah mesin pencuci piring besar yang bisa menampung semua peralatan makan. Henrik juga membeli beberapa piring kaca; ia tidak menyukai yang plastik. Mesin itu ditinggalkan oleh pegawai toko di area parkir bersama petugas keamanan. Para wanita ingin berkeliling pusat perbelanjaan dan membeli pakaian renang. Kedua kakak beradik itu tidak menyukai aktivitas semacam ini,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD