Bab.128 Cello Si Ladyboy

1718 Words

Butik Keyra sore itu berubah jadi tempat tongkrongan mereka. Suara gelak tawa terdengar riuh begitu Liam dan Shera masuk kesana. Ini butik baru, mereka pindah ke bangunan tiga lantai yang lebih luas dan terlihat megah dari butik sebelumnya. Letaknya pun tidak begitu jauh dari perumahan mereka, karena mempertimbangkan Key yang masih harus mengawasi ketiga bayi kembarnya. “Tuh, calon pengantinnya datang juga!” seru Daren begitu melihat keduanya nongol dari balik pintu. “Buruan! Kitanya sudah tidak sabar pengen lihat ladyboy!” Hera melambaikan tangan dari lantai dua. Gelak mereka semakin menjadi. Ladyboy versi Cello, pasti somplak. Liam dan Shera langsung menuju tangga. Mungkin mereka sengaja mengambil tempat di lantai atas supaya tidak mengganggu pengunjung lain, mesti tetap saja suaranya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD