Ekstra Part.

1015 Words

Malam masih berkilau oleh lampu pesta pernikahan yang baru saja usai. Di hotel tempat mereka menginap, suasana kamar pengantin yang semestinya menjadi saksi malam pertama justru dipenuhi aroma obat gosok dan kepanikan kecil. Zola duduk di tepi ranjang, wajahnya pucat, jemari meremas ujung selimut putih yang baru diganti. “Sayang, kamu yakin nggak apa-apa?” Ferdy jongkok di hadapannya, kedua tangannya menahan bahu Zola agar tidak jatuh ke samping. Zola berusaha tersenyum, meski wajahnya jelas menunjukkan kelemahan. “Aku cuma pusing sama mual aja, Fer. Tapi jujur, rasanya beda banget. Bukan sekadar capek.” Tak lama kemudian, rasa mual kembali menyerang. Zola buru-buru menutup mulutnya, lalu berlari ke kamar mandi. Tubuhnya terhuyung, dan sesampainya di sana ia langsung berlutut, memuntahk

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD