Malam ini adalah malam Midodareni di rumah Clarissa. Acara berlangsung sangat khidmat dan cukup singkat karena konsepnya sederhana, dan lagi hanya keluarga dekat. Nadira datang dengan 'pasukan' yang kemarin, bahkan dari sore mereka sudah di sini supaya tidak terlambat kalau nanti rombongan keluarga Rio datang. Clarissa terlihat cantik dan masih dalam persiapan yang sudah hampir selesai, ia mengenakan kebaya cokelat keemasan. Arda berada di gendongan pengasuhnya, sesekali menguap kecil karena mulai mengantuk. Saat Nadira sedang duduk sendiri di ruang bawah, dia dihampiri oleh Amira, kakaknya. "Bian besok datang?" tanya Amira tiba - tiba. Nadira mengangguk. "InsyaAllah, malam ini dia baru pulang, besok dapat libur." Amira tersenyum. "Nggak nyangka ya, Nad. Waktu mama bilang kamu sud

