Seribu Wajah

1168 Words

Bunda adalah Ibu kedua yang sangat aku sayangi. Ku kira beliau benar-benar menganggap ku sebagai anak kandung. Ternyata salah! Selama dua tahun ini aku tertipu dengan semua tutur lembut dan sikap manisnya. Bunda tak lebih dari wanita berhati iblis. Tega menghancurkan kehidupan putri sahabatnya hanya demi merampas rumah sakit dan mendapatkan seorang pewaris. Hampir dua tahun aku menangis setiap malam. Menangisi takdir hidup yang sedang aku jalani. Hatiku kembali hancur setelah mengetahui fakta jika suami dan kedua mertuaku memiliki rencana jahat pada ku. “Bunda minta tolong sama Manda?” tanyaku lirih dan beliau menganggukkan kepala. “Gimana rasanya di pukul hingga lebam? Sakit apa tidak, Bun?” “Sayang, tolong lepaskan Bunda ...” “Manda tidak mau melepaskan Bunda. Semua yang Bunda laku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD