Dunia Drake seakan runtuh seketika saat mendengar permintaan kakeknya dan ancaman yang membayangi Gracie. Kedua tangannya dikepalkan erat, berusaha menahan emosi yang bergolak. "Bagaimana bisa kakek sekejam ini? Mengharuskan aku menikah dengan wanita yang tidak pernah kucintai, sekaligus membahayakan nyawa Gracie dan calon anak kami?" gumam Drake di dalam hati. Dia tidak mengerti apa yang ada di dalam pikiran Carlos, membuat perjanjian semacam ini tanpa memikirkan perasaannya. "Aku bisa mengerti jika Kakek memintaku menikah dengan Sintia. Tapi kenapa harus mengancam Gracie, orang yang paling aku cintai?" ujar Drake penuh emosi. "Justru karena dia wanita yang kamu cintai, Kakek tahu dia adalah kelemahanmu. Kakek tahu betul bagaimana sifatmu, Drake. Bisa saja suatu saat nanti kamu akan m

