Bab 116. Kapan Nikah?

1170 Words

Serena melirik genggaman tangan Xander yang terasa sangat kuat ketika keduanya melangkah menuju pintu rumahnya yang tertutup rapat. Rasanya masih tidak menyangka jika Xander benar-benar akan melakukan apa yang pria itu katakan untuk datang ke rumah bertemu Papanya. Ia pikir akan menunggu besok-besok atau kapan tapi ternyata benar-benar sekarang? Xander menghentikan langkah saat sadar Serena terus menatap dirinya. Ia menunduk untuk melihat wajah wanita itu seksama. “Kenapa?" Serena menipiskan bibir membentuk senyum tipis, memuaskan hatinya menatap Xander sebelum akhirnya tertawa sambil mengusap pipi pria itu. “Ini bukan mimpi 'kan?" Xander ikut tertawa mendengar perkataan Serena, wanita ini memang kerap apa adanya dan bertingkah menggemaskan. Dengan lembut ia mencubit pipi wanita itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD