Aruna tidak mengerti kenapa sikap Dewa begitu dingin. Awalnya dia pikir pria itu hanya dingin padanya karena dia seorang perempuan dewasa. Mungkin pria itu ingin menjaga dirinya, khawatir akan digoda perempuan asing. Namun, begitu melihat sikap Dewa pada putranya yang masih kecil pun tampak begitu dingin, Runa jadi bertanya-tanya. Apa salahnya, dan apa salah putranya. Pria itu boleh saja membencinya, tapi, tidak dengan putranya. Lingga bukan anak yang nakal. Putranya anak yang begitu manis. Belum pernah ada orang yang begitu terang-terangan memperlihatkan gelagat tidak suka ketika bertemu dengan putranya. Apalagi pada pertemuan pertama. Bahkan kembaran pria itu pun menyukai Lingga. Lalu, apa yang salah? Untung dia mengenal baik pemilik toko yang sudah menjadi langganannya setahun terak

