62 - Sandiwara Yang Masih Berlangsung 🔥

1466 Words

Kalandra membeku. Aku bisa melihat keterkejutan dan kemarahan bercampur di matanya. Dia meraih tanganku yang baru saja memelintir ujung dadanya, cengkeramannya terasa panas. "Alea, tunggu—" "Tidak ada yang perlu ditunggu, Om," potongku cepat, air mata mulai menggenang. "Aku hanya ingin tahu, apakah benar aku hanya pelarianmu sebelum kamu kembali ke 'keluarga utuh'?" Wajah Kalandra seketika gelap, amarah dan hasrat membara di sana. Dia tidak menjawab dengan kata-kata. Sebaliknya, dia mendorongku ke kasur dengan kekuatan kasar, menindihku sepenuhnya. "Kau pikir aku menghancurkan diriku mencari wanita lain, Alea?!" geramnya, suaranya serak dan berbahaya. "Kau mau tahu siapa yang aku inginkan?! Aku akan tunjukkan!" Dia mencengkeram daguku, memaksa aku melihatnya. Ciuman yang dia berikan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD