48 - Alea si Polos Yang Panas 🔥

1521 Words

Aku terbaring lemas, merasakan kelelahan yang luar biasa setelah gejolak emosi dan fisik yang baru saja kami lalui. Kami masih di ranjang, ditutupi selimut sutra tipis yang dingin, tetapi tubuh kami bersentuhan, panas dan nyaman. Kalandra memelukku dalam kondisi telanjang, lengannya melingkar erat di pinggangku, seolah aku adalah miliknya, harta yang tak boleh lepas. Kepalaku bersandar di bahunya yang lebar. Aku memejamkan mata, menikmati detak jantungnya yang perlahan melambat. Ruangan hotel yang mewah ini terasa seperti kapsul, terputus dari dunia luar yang penuh masalah, ancaman, dan kebencian. Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Dalam keheningan, aku kembali teringat dengan kata-kata menyakitkan Alisa. "Kamu cuman gadis miskin, sadar kamu! Menyedihkan!" Kata-kata itu terngia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD