103 - Kekacauan Di Tangan Kalandra 🔥

1555 Words

Violin mencoba melepaskan diri, tangannya menunjuk-nunjuk ke arah Haris dengan jijik. "Pria ini... aku bahkan tidak mengenalnya! Kalandra membayar pria ini untuk mengaku-ngaku! Ini semua konspirasi untuk menaikkan citra istri mudanya yang tidak tahu diri itu!" Alisa yang masih bersimpuh di lantai pun seolah mendapatkan kekuatan baru dari teriakan ibunya. Ia kembali memeluk kaki Kalandra, menangis tersedu-sedu dengan bahu yang berguncang hebat. "Dad, katakan ini tidak benar! Aku anakmu, kan? Katakan pada Nenek kalau dia salah lihat! Aku cucu keluarga Atmaja, Daddy! Aku bukan anak sopir itu!" Suasana kembali memanas. Wartawan mulai saling berbisik, mempertanyakan keaslian klaim Kalandra di tengah bantahan keras dari Violin. Namun, Ibu Marine tidak terlihat gentar sedikit pun. Beliau jus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD