39. Dewa, Sang “Penggoda”

1351 Words

“Aru?” panggil Dewangga pelan. “Hmmn....” Sorot mata yang selalu tajam dan dalam itu seketika berubah menjadi jahil saat ia menatap intens ke arah d**a Aruntala yang terbalut dress floral itu. ​“Apakah ia masih sering sakit, Aru?” tanya Dewangga lembut, seraya menunjuk dengan dagu pada dua bongkahan milik Aruntala yang menyembul indah di balik kerah sweetheart gaunnya. ​Pertanyaan itu seketika membuat wajah Aruntala terasa panas, rona merah menjalar hingga ke telinganya. Ya Tuhan, bagaimana bisa pria ini menjadi sangat m***m di jam enam pagi? pikir Aruntala dalam hati, merasa tidak percaya dengan perubahan drastis Dewangga dari mode bos yang kaku menjadi pria penggoda. Refleks, Aruntala mencubit d**a Dewangga yang tertutup kemeja putih mahal dan membuat Dewangga mengerang kecil. Namu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD