Pukul sepuluh pagi, lorong lantai eksekutif Langston Group mulai riuh dengan langkah kaki para staf. Pintu ruang rapat besar terbuka, menampakkan Dewangga yang melangkah keluar dengan raut wajah tegas, diikuti Aruntala yang sibuk merapikan tablet dan beberapa catatan hasil pertemuan dengan klien tadi. Dewangga memperbaiki letak kancing jasnya sambil terus melangkah menuju ruangannya. “Agenda setelah ini, Aru? Apakah masih ada yang mendesak?” Aruntala sedikit mempercepat langkahnya agar sejajar di belakang pria itu. Ia melirik jadwal digital di tangannya. “Agenda mendekati jam makan siang kosong, Pak. Tapi nanti ada pertemuan lanjutan dengan lembaga pariwisata pada pukul dua siang di The Emerald Garden Heritage. Mereka ingin membahas promosi destinasi baru untuk proyek resort kita.” D
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


