DITERIMA

1835 Words

Dua hari kemudian. Paris sore itu semakin cantik. Musim gugur sudah menampakkan bentuknya. Udara tak lagi panas, meski belum benar-benar dingin—cukup untuk membuat orang berjalan lebih pelan, cukup untuk membuat kafe-kafe menata kursi luarnya dengan selimut tipis. Butik Coeur d’Or masih ramai. Kaca depannya memantulkan cahaya lembut mentari, dan di dalam, aktivitas berjalan stabil; ada staf yang mengecek display, ada yang memeriksa jadwal fitting, ada yang mengangkat kain dari ruang belakang ke meja potong. Belle berdiri di dekat meja panjang di ruang kreatif, memegang clipboard tipis. Ia tengah memeriksa beberapa catatan untuk pekan depan; dua klien baru, satu revisi gaun lama, satu permintaan perubahan jam fitting dari pihak stylist. Hal-hal sederhana, tapi ia sungguh menikmati, cuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD