Gairah Kecemburuan Yang Meluap 🔞🔥

1466 Words

Abimana merasakan napas Tiara yang masih memburu di dadanya, sebuah ritme amarah yang perlahan mulai berubah menjadi debaran lain. Ia mengeratkan pelukannya, membiarkan kulit mereka yang bersentuhan di bawah uap kamar mandi menciptakan listrik statis yang menyesakkan. Ia menunduk, bibirnya menyentuh daun telinga Tiara, membisikkan kata-kata dengan suara yang sangat berat dan serak—suara yang selalu berhasil membuat lutut Tiara lemas. Hukum aku dengan cara lain, Tiara. Jangan sakiti tanganmu lagi," bisik Abimana, tangannya mulai merayap turun ke pinggul Tiara yang polos. "Aku berjanji, mulai besok, tidak akan ada satu inci pun jarak yang kubiarkan terbuka bagi orang asing. Aku akan memastikan tidak ada kebodohan seperti ini yang terulang lagi." Abimana sedikit menjauhkan wajahnya hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD