(Biantara) - Kecerdasan Biantara

1329 Words

Di lorong rumah sakit yang dingin dan sunyi, Tiana masih berdiri mematung di depan kaca besar ruang ICU. Matanya tidak lepas dari tubuh Leonel yang terbaring kaku dengan berbagai kabel yang menempel di dadanya. Suara monitor jantung yang berbunyi teratur menjadi satu-satunya melodi yang menyakitkan bagi pendengarannya. "Dia selamat, Tiana. Dokter bilang masa kritisnya sudah lewat," bisik Tiara sambil merangkul bahu putrinya yang terasa sangat ringkih. Tiana menggeleng pelan, air matanya jatuh tanpa suara. "Tapi dia koma, Ma. Dia ada di sana, tapi jiwanya seolah sedang pergi jauh. Aku takut kalau dia lupa jalan pulang ke aku." Michele mendekat, menyentuh lengan Tiana dengan lembut. "Kak Leonel itu petarung, Kak. Secara medis, koma adalah cara otak melindunginya dari rasa sakit yang l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD