Pergi bersama

1681 Words

“Senangnya kalian datang,” sambut Janna dan Amima saat melihat Sarita, Anwar dan Nani memasuki pekarangan rumah kediaman Janna dan Jeffry. “Gimana kehamilanmu, Jan? Sehat kah? Kamu tampak pucat?” tanya Nani saat memeluk menantunya. Janna hanya mengangguk cepat lalu mempersilahkan tamunya untuk masuk. Melihat Amima dikursi roda tanpa sungkan Nani menghampiri besannya dan menanyakan kabarnya. Sejak pertengkaran mereka terakhir kali, baru kali ini mereka kembali bertemu dan saat ini Amima sudah duduk di kursi roda karena stroke yang menyerangnya. Janna segera mengajak Sarita dan Anwar untuk duduk di ruangan dalam dan membiarkan kedua wanita paruh baya itu berbincang menyelesaikan masalah mereka. “Gak apa-apa itu mbak, ditinggal berdua?” tanya Sarita cemas, mengingat betapa marahnya Amima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD