"Kapan selesai haid?" Itu pertanyaan sederhana, tetapi tidak bagi Aylin. Maknanya sangat intim, membuat dadaa berdenyut heboh, lalu pipi memanas lagi. Balasan dari 'suka sama Mas Baja' yang Aylin utarakan barusan, ehm. Kentara sekali arahnya ke mana kalau-kalau saat ini Aylin tidak sedang mens, ya? Ranjang pastinya. Alamaaak. Aylin sudah melonggarkan dekap, pun Baja mengurainya. Kini kembali saling tatap. Tapi tentu saja, tatapan Baja lari ke mana-mana. Mana mungkin hanya pada satu titik di wajah Aylin. Meski cantik dan bikin betah, tetapi area lain di bagian bawah itu punya daya pikat yang kuat. Sangat kuat. Sampai-sampai sorot mata Baja sulit berpindah kalau sudah nemplok di situ. Uh .... Aylin deg-degan. "Minggu depan kayaknya. Yang bener-bener bersih." Takutnya kalau Aylin sebu

