97 | Masa Lalu Suami

2011 Words

Suasananya berbeda. Ada ketegangan yang menguar dari Aylin, meski Baja terlihat santai. Mereka sudah masuk rumah. Sudah Baja kunci juga pintunya. Dia menarik Aylin duduk di sofa. Berkali-kali Aylin terlihat menghela napas dan membuangnya dongkol. "Aku selalu denger hal-hal yang kayak gini tentang suamiku dari mulut orang lain," dengkus Aylin. Kesal. Dia mendumal. Dari rautnya pun terbaca, seekspresif itu memang. "Masa harus ada yang notice dulu baru aku dijejelin penjelasan?" Aylin mengomel walau pelan. "Emangnya nggak bisa Mas langsung yang inisiatif cerita A sampe Z ke aku? Nggak bisa, ya?" Dengkusan Aylin bertambah. "Atau aku nggak berhak tahu? Nggak boleh tahu? Dan nggak layak tahu?" Tatapan Aylin runcing di suami. "Tapi aku mau tahu!" Aylin menekan dua kata terakhir. "Harus tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD