103 | Sebagian Teks Tobat 🚫

1510 Words

"Mas duluan." "Bareng aja." "Nggak mau, nanti mami peka, terus jail." "Ya sudah, kamu yang duluan." "Oke, tapi Mas jangan buru-buru nyusul, ya? Tunggu aku muncul di balkon dulu, baru masuk." Perkara masuk kamar, Aylin tidak mau bersama-sama. Nanti kalau papasan dengan mami, bisa bahaya. Auto kena ledekan. Insting mami tajam pol, tahu! Bisa-bisa paham kalau Aylin dan om suami mau indehoy. "Iya, Sayang. Ya sudah, ayo." "Nggak tahan, ya?" seloroh Aylin sambil menjawil perkutut jantan di balik celana Om Baja. Eiy. Baja terkekeh tanpa suara. Aylin kalau sedang mood dan mode akur, jailnya berani mesumm. Baja suka, sih, dicolak-colek. Tinggal dia balas nanti di kamar. "Sini gelasnya, Mas, biar aku aja yang bawa ke dalem." Aylin meraih dua gelas susuu yang satu sama lain nikmati sebelum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD