"Nggak gemuk. Tapi memang lebih berisi daripada pas awal nikah." Mendengar jawaban itu, Aylin langsung becermin dengan kaca bedak. Dia cubit-cubit pipi, lalu merasakan lemak-lemak di lengan. "Nggak gemuk, Lin. Bagus ini." Baja mengimbuhi. Aylin pun memasukkan lagi bedak ke dalam tasnya. "Sebenernya gawat, nggak, sih? Baru nikah dua bulan udah nambah BB." I mean, berat badan. "Gimana kalo satu tahun nanti?" Aylin cemas. "Lho ... kan, nggak per bulan nambah juga. Lagi pula porsi makanmu masih dijaga. Nambah sedikit berat badannya, ya, nggak pa-pa. Masih ideal, kok, ini." "Nggak usah diet berarti?" "Nggak usah. Kamu nggak gemuk, Sayang. Beda antara gemuk dan berisi." Oh, ya? Begitukah? "Dulu pas kecil aku gemuk, tahu. Aku ada bakat gemuk. Takut banget makin melebar nanti." "Aman,

