Kehamilan Zalikha.

1100 Words

Aksa menoleh pada chef kantin yang menghampirinya. “Ada yang Pak Aksa cari? Mau sarapan, ya, Pak?” tanyanya. Aksa tersenyum canggung, dia menggeleng menjawabnya. Kemudian bergegas pergi dari situ sebelum orang-orang melihat rasa gugupnya. Langkahnya membawanya keluar dari area kantor, Aksa menyusuri trotoar di mana masih banyak gerobak dagangan kaki lima yang menyajikan menu sarapan hingga jam 9 sebentar lagi. Wajahnya sumringah ketika melihat adanya gerobak soto Bogor. “Sepertinya enak!” tukasnya senang. Aksa bergegas ke sana, beruntung baginya masih tersisa satu porsi sebelum mereka pulang. Aksa pun menikmati sarapan paginya yang tak biasa itu dengan gembira. Tak berapa lama, Aksa kembali ke kantor dengan tangan membawa jajanan pasar yang dibelinya. Beberapa karyawan yang berpapas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD