Kamelia dan Fatya terlihat bingung melihat Fani ada di hadapan mereka, entah darimana dia tahu jika rumah ini kembali diisi. “Ayah dan ibu kamu, bagaimana kabar mereka?” tanya Fatya, mencoba bersikap wajar dan tersenyum pada keponakannya itu. Fani tersenyum. “Alhamdulillah baik, Tante, mereka sekarang tinggal di kampung Mama, buka usaha kelontong kecil-kecilan untuk sehari-hari,” jawabnya dengan wajah memerah. Kamelia dan Fatya saling pandang sejenak. “Lalu, kok kamu tahu kami kembali kemari? Ada yang kasih tahu kamu?” tukas Kamelia, nggak berbasa-basi. Fatya menyentuh tangan Kamelia, menegur halus agar putrinya itu tidak emosi dulu. Karena meski orang tuanya bersalah, dalam hal ini Toni sudah membohongi anak dan istrinya dengan melempar cerita jelek tentang Kamelia dan Fatya sebelum

