Rencana Alfredo.

1084 Words

Hugo lalu teringat pada Zalikha, dia ingat jika ketika di rumah Abimana, perempuan itu sempat sakit dan muntah-muntah. “Apa dia hamil? Kenapa nggak ada kabarnya lagi?” gumamnya dalam hati. Tak terbayang nanti jika memang benar Zalikha akhirnya hamil, Alfredo tentu akan begitu bergembira. Juga Daylon, lelaki itu juga pasti akan sangat senang karenanya. “Akhirnya kamu menjadi milik dia sepenuhnya, Likha. Tapi kenapa aku masih sulit merelakan kamu bersama dia!” desahnya dalam hati, dipandanginya Ara yang tengah memeluknya. “Sebaiknya kita mandi, sudah terlalu malam, Sayang!” tukasnya seraya bergeser. Ara pun melepaskan pelukannya lalu mengangguk mengiyakan. “Sebentar aku siapkan air hangat!” kata Hugo lagi, menahan Ara yang hendak turun dari kasur. Sejenak perempuan itu termangu kemudi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD