Kembali pada para tokoh utama kita yang sedang dilanda masalah besar, Aksa pergi mengikuti petunjuk Sarah yang meminta untuk menemuinya di pelabuhan. Dia sudah bertekad akan melakukan apa saja syarat yang diajukan oleh Sarah, demi menyelamatkan buah hatinya bersama Kamelia. “Di mana dia?” gumamnya ketika mobilnya tiba di pinggir pelabuhan. Suasana pelabuhan sore itu tampak lengang, jajaran kontainer besar saling bertumpuk di sekelilingnya. Aksa masih bisa melihat beberapa pekerja yang berjalan pulang, selesai melakukan tugas mereka hari ini. Matahari yang mulai tenggelam di ujung laut sana, membiaskan cahaya jingga yang indah. Namun itu membuat suasana di area bongkar muat itu terasa semakin sepi dan mencekam. “Ck! Aku nggak akan main-main lagi, Sarah, sedikit saja anakku kesakitan, ma

