(++) Rasa Khawatir

1089 Words

Aksa menekan pinggulnya dengan lembut, sambil menahan tubuhnya agar tidak menindih Kamelia. Bertahan dengan kedua tanganya, membuat otot-otot kekarnya unjuk diri dengan tampannya. “Ohhh, Mas ….” Kamelia mengerang nikmat merasakan penetrasi lembut di lubang surganya, tubuhnya ikut bergerak menggeliat mengimbangi gerakan Aksa yang mendesak tubuhnya. Mereka memacu hasrat dengan lembut sejak Kamelia hamil dan Aksa tak mau jika istrinya itu kesakitan atau mengganggu kehamilannya. “Mas, ohhh ….” “Perlahan, Sayang …,” bisik Aksa. Mereka sudah berganti posisi, Aksa memeluk Kamelia yang duduk di pangkuannya dan dia pun bergerak memberikan hentakan lembut dari belakang. Posisi yang sungguh nikmat selagi dia bisa menjelajah tubuh istrinya dengan bebas. “Mas, ahhh, ahhh …,” rintih Kamelia, tubu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD