Hugo tertegun ketika melihat ada secarik kertas berupa cek tersembul keluar dari dalam tas. Alisnya terangkat tinggi menyadari jika itu adalah cek kosong dengan tanda tangan Aksa di sana. “Bagaimana dia dapat ini?” gumamnya. Ara memang belum sempat ke bank untuk mencairkan cek itu, mereka hanya berbelanja membeli perhiasan berlian yang diinginkannya sejak lama, setelah itu mereka menuju ke rumah Takizaki. Hugo berniat untuk menyembunyikan cek itu, ingin tahu bagaimana reaksi Ara. Cepat dia pun menarik kertas cek itu dari tas istrinya dan memasukkannya ke dalam kimono mandi, yang dipakainya kemudian bergegas pakaian seperti biasa. Hugo membangunkan Ara begitu menjelang sore, dia sudah menyiapkan air hangat untuk istrinya itu mandi. “Sayang, bangun dulu. Ini sudah sore!” kata Hugo sambi

