Kepergok.

1102 Words

“RANDY!” Randy yang tengah asik menggoyang pinggul menghentak s**********n Sarah, terlonjak kaget bukan main. Reflek dia mendorong Sarah hingga terguling ke lantai, tersembunyi dari pandangan Mirna, kekasihnya, yang kini berdiri di ambang pintu kamar sambil melotot padanya. “M-Mirna? Sayang! K-kamu datang, kenapa nggak ngasih tahu aku dulu!” kata Randy mengabaikan Sarah yang kesakitan di lantai, dia buru-buru memakai celananya dan memburu ke arah Mirna. “b******k! b******n kamu, Randy!” teriak Mirna dengan air mata berlinang, jantungnya seolah berhenti melihat pemandangan vulgar yang di matanya terlihat menjijikan. “A-aku bisa jelaskan, Mirna, ini nggak seperti yang kamu kira–” PLAK! Randy seketika bungkam dengan pipi memerah bekas tangan Mirna, gadis itu menatapnya dengan penuh luka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD