Sidang akhir perceraian Aksa dan Sarah akan digelar hari ini, semua orang bersiap untuk pergi ke sana untuk ikut menyaksikan seolah ini adalah sidang penentuan kalah dan menangnya jagoan mereka. Kamelia tampak sibuk membantu Aksa berpakaian, raut wajahnya terlihat tegang selagi dia sibuk kesana-kemari. Aksa menatapnya dengan iba, dia tahu Kamelia hanya sekedar mengalihkan kegelisahannya. “Sayang, sudah, biar aku yang pakai sendiri!” ucap Aksa, mengambil alih jasnya dari Kamelia. “Nggak apa-apa, Mas, biar aku pakaikan!” tolak Kamelia seraya beralih ke belakang Aksa. Namun Aksa ikut berputar menghadapinya, segera dipegangnya kedua tangan istrinya itu yang ternyata dingin dan lembab. Kamelia terdiam dengan helaan nafas panjang di bibirnya. “Maaf, Mas!” ucapnya sendu, serta merta dia maju

