Daun Muda Hamil?

1127 Words

Aksa menunduk menatap wajah cantik natural itu, bibirnya sedikit bengkak dan tampak menggigil. Membuat Aksa tersadar jika Kamelia mungkin sudah terlalu lama di bawah guyuran air. “Kamu kedinginan, Sayang, maaf!” ucapnya seraya cepat membersihkan tubuh Kamelia selagi dia juga mandi secepat kilat. Aksa lalu menuntun Kamelia keluar dari ruang mandi dan segera membawakannya handuk tebal. Membulatkannya ke tubuh perempuan itu dan juga membungkus rambut panjangnya yang tergerai. “Sudah, biar aku saja!” tukas Kamelia ketika Aksa menggosok rambutnya dengan handuk, tapi suaranya mulai terdengar sumbang dan matanya berair. Aksa baru saja hendak berkomentar, ketika tiba-tiba Kamelia bersin-bersin lalu membersit ingus. Wajahnya tampak sayu dengan mata berair dan hidung seperti tomat. “Sayang, kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD