"Abang! Gak tau diri banget!" teriak Indri dengan tatapan nyalang pada Bima. "Abang tega ya, khianati Mbak Rita, dan ini ...." Indri menunjuk pada Calista yang memeluk Liora di belakang tubuh Bima. Bima menangkap tangan Indri, agar tidak menunjuk pada Calista. "Kamu salah paham, Dek," katanya mencoba tenang. Matanya mengedar ke sekeliling ruangan di mana beberapa pengunjung menoleh ke arah mereka. "Salah paham apa? Jelas-jelas Abang jalan sama si perusak rumah tangga orang dan anaknya, masih bilang aku salah paham?!" Indri masih meluapkan emosinya tak peduli dengan tatapan dari pengunjung. Dia hanya kecewa pada kakak yang selalu dia kagumi dengan teganya berkhianat. "Tenangin diri kamu dulu, Dek. Jangan seperti ini di tempat umum." Bima masih mencoba untuk bersikap tenang, meski emosi s

