32. Pesan Singkat Bima

1342 Words

"Bim?" Juned memanggil lagi, suaranya lebih dalam. Bima masih diam, tatapannya kosong ke arah piring yang hampir bersih di depannya. "Jadi benar lu—?" "Enggak, Bang," potong Bima, menatap Juned untuk pertama kalinya sejak percakapan dimulai. "Saya bersumpah, saya bukan simpanan siapa-siapa." "Kalau bukan, terus dari mana?"Juned tidak mundur. Suaranya bukan marah, tapi penuh dengan kekhawatiran yang tulus. "Lu sembunyiin sesuatu yang gak ringan, Bim. Gue bisa ngerasain." "Saya hanya butuh waktu, Bang." Bima menghela napas, matanya menunduk lagi. "Saya janji, jika saatnya tiba, saya akan cerita. Dan maaf ... sudah pakai nama Abang ke Ibu." Juned terdiam lama, lalu menghela napas pelan. "Enggak apa-apa. Urusan lu, urusan lu. Gue cuma mau pastiin lu aman aja." Dia berdiri, mengumpulkan pir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD