79. Menjamin Kehidupan Rita

1221 Words

Ardha menurunkan sendoknya ke piring, bunyi keramik yang halus terdengar di tengah sunyinya ruang makan mewah. "Lily sudah kembali ke apartemennya," ucapnya, membuka percakapan sembari menatap putrinya di seberang meja. Citra mengangkat pandangan dari hidangannya, garpu di tangannya berhenti sejenak. "Dia mengabari Papa?" tanyanya, nada datar namun mata yang mengamati. "Iya. Tadi sore Papa menghubungi Bima." Ardha mengambil serbet linen untuk menyeka sudut mulutnya. "Oh," gumam Citra, lalu kembali menyuapkan salad ke mulutnya, kunyahan yang tiba-tiba terasa hambar. "Omong-omong," Ardha melanjutkan, suaranya lebih rendah, lebih intim, "kamu rupanya dekat dengan Pak Juned." Citra tersedak tiba-tiba. Sedikit potongan sayap ayam tersangkut di kerongkongannya. Tangannya meraih gelas air kr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD