“Dom! Tidakk!!” Jerit Bastain membuat Morgan yang tengah memakai minyak rambut segera berlari menuju suara tuannya berada. ”Ada apa, Tuan? Apa yang terjadi?” Tanya Morgan dengan panik melihat keringat sudah membanjiri wajah dan tvubuh sang tuan. “Morgan. Aku memimpikan Dom. Sepertinya ada bahaya yang akan mengancamnya. Kita harus ke sekolah sekarang.” Tegasnya membuat Morgan menatap ke arah sang tuan. ”Tuan serius mau ke sekolah Dom? Ini sudah jam tujuh tuan. Tuan ada rapat dengan dewan direksi pagi ini, jam sembilan…” Morgan melihat jam di pergelangan tangannya. “Batalkan semua agendaku hari ini. Katakan aku ada meeting dengan kolega bisnis di luar kantor. Segala urusan kantor biarkan di handle oleh Stefie. Katakan pada Stefie untuk cek dengan baik semua pengajuan, sebelum di taruh

