142. Pekerjaan Untukmu-1

717 Words

"Bella ...." Yulinar masih tergagap, matanya beralih dari Bella ke Dylan, lalu kembali ke Bella. "Jadi, dia yang ...?" "Ya, saya yang menabraknya." Suara Dylan datar, memotong, meskipun Yulinar jelas bertanya pada keponakannya. Yulinar menoleh pada Dylan. Matanya menatap takut. Bukan takut pada pria di hadapannya, tapi takut pada apa yang mungkin terjadi selanjutnya dan tentunya pada Bella. "Ayo, Bella." Dylan melangkah lebih dulu, tidak menoleh ke arah dua wanita itu. Punggungnya tegap, langkahnya mantap. "Tan, aku pergi dulu, ya." Bella melepas pegangan tangan Yulinar di lengannya. Tapi Yulinar menahannya. "Tunggu, Bella." Suaranya bergetar. "Kenapa kamu bisa bersamanya?" "Tante tadi dengar sendiri, kan?" Bella menatap Yulinar lekat. "Dia yang menabrak aku." Ia tersenyum tipis, me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD