Langkahnya kemudian berbelok, menjauhi suara itu, menuju dapur. Saat Audrey pulang sekolah sore itu dia langsung menuju ruang keluarga di lantai dua di mana Abby sedang merapikan buku gambar Suri. "Kamu!" Abby menoleh. Belum sempat berkata apa-apa, Audrey sudah berdiri di hadapannya dengan muka merah padam. "Kamu kasih Suri makan apa?!" Suaranya tinggi, menusuk. "Kenapa dia muntah-muntah?!" Abby menegakkan tubuh. Tangannya yang memegang buku gambar tetap tenang, tidak gemetar. "Nona Audrey, Anda salah paham." "Salah paham apa?!"potong Audrey cepat. Jarinya menunjuk tepat ke wajah Abby. "Tante Sandra yang lihat sendiri! Suri muntah-muntah karena kamu!" Ia tidak memberi kesempatan Abby bicara. "Lihat saja nanti, aku akan adukan pada Daddy!" Tanpa menunggu balasan dari Abby, Audrey su

