Pagi Sendu-2

687 Words

"Aku mau ke rumah Tante Sandra." Suara Audrey serak, tapi pasti. Dia berdiri di sebelah mobil dengan supir di dalamnya. "Audrey, jangan—" "Aku nggak mau dengar apa pun, Dad!" teriaknya, memotong. "Aku akan di sana. Jangan cari aku." Damian menghela napas. Tangannya jatuh lemas di samping tubuh. Ia bisa memaksa. Bisa melarang. Tapi melihat mata putrinya, campuran antara marah, kecewa, dan sakit hati, ia tahu, tidak ada gunanya untuk menjelaskan sekarang. Ia hanya bisa mengangguk pelan. Audrey naik ke dalam mobil dan membanting pintunya keras. Mobil itu melaju, membawa putrinya pergi, meninggalkan Damian yang berdiri di halaman dengan d**a sesak. Di balik jendela kamar Suri, Abby menutup tirai pelan. Saat keadaan rumah cukup kondusif, Abby mengajak Suri turun untuk sarapan. Meja maka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD