Bayi-2

1011 Words

Abby mengerutkan kening. "Kenapa nggak mau sekolah?" "Aku demam." Suri mengangkat tangannya yang mungil, menarik tangan Damian ke dahinya. "Coba sentuh, Dad. Panas." Damian menahan tawa. Ia merasakan dahi Suri, hangat, tapi normal. Tapi ia memasang ekspresi serius. "Wah, panas, ya?" Suri mengangguk cepat, matanya berbinar. Damian tertawa, tidak bisa menahan lagi. "Baiklah, kamu nggak sekolah hari ini." Ia menatap Abby. "Abby akan kabarin gurumu kalau Suri demam." "Yeay!" Suri memekik, memeluk ayahnya erat-erat. Wajahnya bersinar. Abby menggeleng pelan, tapi senyum tak bisa ia sembunyikan. "Dia pura-pura." "Tidak apa-apa." Damian mengusap rambut Suri. "Besok kan weekend. Nggak masalah." Abby menarik napas, lalu bangkit dari tepi ranjang. Tangannya yang tadi masih digenggam Damian te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD