"Mau pulang, Dad." Suri menoleh ke arah Damian, suaranya mantap. Damian menatap Abby sekilas, lalu kembali ke putri bungsunya. "Ajak Abby ikut, Nak." Suaranya pelan, seperti menawarkan sesuatu yang tidak perlu dipaksakan. Suri langsung memalingkan wajah ke arah Abby. "Abby, kita pulang, kan?" Abby tersenyum. Senyum yang sedikit dipaksakan, tapi tulus. "Suri ikut pulang sama Daddt." Ia menjeda, matanya menatap Suri lekat. "Aku akan tetap di sini dulu." Audrey, yang sejak tadi sibuk dengan makanannya, mendongak. Matanya menatap Abby sebentar, cepat, tidak hangat, tapi juga tidak dingin. Lalu ia kembali ke piringnya. "Kita bicarakan lagi nanti." Suara Damian memotong keheningan. Ia mengunyah perlahan, matanya ke arah Abby, lalu ke Audrey. Setelah makan siang, piring-piring kosong mulai

