Sore itu, Dylan kembali dengan langkah berat. Tas ransel hitam yang dibawanya diletakkan di atas meja, bunyi benturannya menggema di ruang keluarga yang sunyi. Semua orang masih ada di sana, Rene di sofa panjang, Mia di kursi dekat jendela, Sandra di sampingnya dengan tubuh tegang. Damian duduk di kursi sebelah sofa, ditemani Audrey dan Aidan yang masih berggenggaman tangan. "Mereka berhasil temukan pelaku yang bawa tas?" Damian bertanya, tangannya sudah menyentuh ke arah tas. Dylan menggeleng. "Tidak. Tas itu ditemukan di rumah tua di pinggir kota." Ia membuka ritsleting, memperlihatkan isinya yang berkurang. "Pelakunya kabur. Bawa beberapa gepok uang. Lima ratus juta, atau lebih. Entahlah." Ia menutup tas kembali. Rene menghela napas. "Jadi pelakunya berhasil kabur?" Dylan mengangguk

