Pengacara Sandra, Rizwar berdiri. "Saudari Abigail, apakah Anda mengenal terdakwa Sandra sebelum kejadian ini?" Abby menatap Sandra. Sandra menunduk. "Ya. Saya mengenalnya. Dia sering datang ke rumah suami saya." "Apakah Anda tahu bahwa terdakwa Sandra pernah berharap menjadi istri Damian Callahan?" "Keberatan, Yang Mulia!" David Pramudya berdiri. "Pertanyaan tidak relevan!" "Keberatan diterima," ketua hakim memotong. "Pengacara, ajukan pertanyaan yang relevan." Pengacara Sandra duduk kembali. Abby menatap Sandra sekali lagi, lalu berbalik, kembali ke tempatnya. Sidang berlangsung berjam-jam. Para tersangka berkelit, mengaku melakukan karena tekanan, karena kebutuhan, karena sakit hati. Tapi bukti-bukti terlalu kuat. Rekaman CCTV, alat pelacak di dalam tas, pengakuan Damar dan Hardi

