127. Menanti Kelahiran-2

888 Words

Suri berhenti melangkah, matanya membulat, lalu ia mundur selangkah, mendekati Abby. Ester memegangi tangan Abby, memberi dukungan. "Suri, Sayang." Mia tersenyum, membungkuk sedikit, mencoba sejajar dengan Suri. "Oh, ya ampun, Oma kangen sekali denganmu, Nak." Suri mencengkeram dress Abby, memeluk kakinya erat. Abby merasakan ketakutan Suri, tubuh mungil itu gemetar, napasnya pendek. Mia menatap Suri, menunggu. Tapi Suri tidak bergerak, tidak menjawab. "Suri, ini Nenek." Mia mencoba lagi. "Kamu tidak kangen?" Suri diam. Wajahnya tertanam di balik dress Abby. Tidak mau menatapnya. Mia berdiri tegak. Matanya beralih ke Abby, tajam. "Tega sekali Damian menjauhkan cucu dari neneknya." Suaranya ketus. "Apa dia menceritakan tentang kejadian lalu? Sehingga Suri takut pada keluarga ibunya?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD