Aurel merasa curiga jika mungkin Ares masih mencintai mantannya atau mungkin ada alasan lain sehingga dia kurang tertarik dengannya, padahal dia benar-benar sudah melakukan apapun agar bisa meluluhkan hati Ares. "Apa kau masih mencintai mantan kekasihmu?" Tanya Aurel yang membuat Ares mengerutkan dahinya. "Mantan yang mana?" Tanyanya yang tidak mengerti "Entahlah, mungkin mantan yang bertemu denganmu tadi siang." Kata Aurel. "Tidak," kata Ares membantah dengan keras. Bahkan dia sepertinya tidak pernah ada rasa kepada Rena karena mereka melakukannya hanya atas dasar kebutuhan saja. Dia hanya asal bicara kemaren saat mengatakan jika Rena adalah mantannya. "Lalu kenapa kau seperti tidak tertarik denganku? Apa karena bukan kau yang pertama bagiku?" Kata Aurel yang akhirnya memberanikan be

