Malam ini, Erick kembali dari kamar mandi dan ternyata Eliza sudah tertidur, dia hanya tersenyum dan membiarkannya karena dia sangat tau kalau Eliza memang sedari tadi sudah mengantuk dan lelah. Erick memilih untuk membaringkan dirinya di samping Eliza dan memeluknya, dia mencium sekilas tengkuk belakang Eliza yang wangi. "Sial." Umpanya karena merasakan miliknya berdiri dengan hanya mencium bau tubuh Eliza. Dia menetralkan dirinya agar tidak terpancing dan memejamkan matanya. Keesokkan paginya, Eliza terbangun terlebih dahulu, dia tadinya terkejut karena ada seseorang yang membelit perutnya namun dia sadar jika dirinya kemaren sudah menikah dengan Erick yang akhirnya membuat dia terkekeh sendri. Dia membalikan tubuhnya dengan pelan dan melihat wajah pria yang baru kemaren menjadi sua

