Bab 162

1111 Words

Olive benar-benar merasa gugup, jantungnya berdetak dengan cepat karena mengerti arah pertanyaan ibu mertuanya ini. Waktu itu dia memang pernah mengetesnya karwna dia telat datang bulan, namun tespeck mengatakan jika dirinya tidak hamil, sejak saat itu dia tidak memperhatikan dan tidak sadar kalau dia belum datang bulan sampai sekarang. "A-aku belum datang bulan, tapi aku sidah pernah mengetesnya jika aku belum hamil, Mom!" Kata Olive jujur yang membuat Seina akhirnya tersenyum. Padahal Seina hanya bertanya tentang siklus datang bulannya, dan tidak mengatakan jika mungkin dirinya sedang hamil. "Tidak apa, Sayang! Kau dan Zio baru 2 bulan kan menikah? Nikmati saja masa berduaan dulu, karena saat sudah memiliki anak, mungkin kalian tidak bisa sebebas seperti berdua lagi." Kata Seina. "Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD