Saat sore hari, Aurel terbangun terlebih dahulu, dia mengerjabkan matanya dan ternyata Ares masih tertidur dengan memeluknya dari belakang, di tersenyum saat tangan besar Ares membelit perutnya. Dia melihat jika jam sudah wantinya dia di rias kembali, untuk itu dia harus bersiap agar tidak terlambat nantinya. Pergerakan Aurel membuat Ares terbangun, Bukannya melepaskan Aurel, Ares malah menarik perut Aurel dan memeluknya erat yang membuat dia terkejut. "Sayang! Sudah hampir sore. Aku harus di rias dan bersiap untuk acara nanti malam." Kata Aurel mengelus pelan rahang Ares yang membuat Ares tersenyum. Ares akhirnya melepaskan Aurel yang membuat dia sesikit lega, dia sangat takut jika Ares akan menginginkannya sekarang dan akan nekat melakukannya di saat mereka masih ada acara manti mal

