Bab 254

1033 Words

Erick mengerutkan dahinya karena ada panggilan masuk dari seseorang yang tidak ada namanya. Namun dia tetap menerimanya karena takut jika itu adalah kliennya. "Halo!" "Hai, Erick." Ucap seorang wanita di seberang sana yang membuat Erick mengerutkan dahinya. "Siapa ini?" "Aku Eliza." Ucap seorang perempuan itu yang ternyata dia Eliza. "Maafkan aku menghubungimu, tadi aku meminta nomor ponselmu dari Kak Selena," kata Eliza. "Ya? Ada apa?" Tanya Erick yang membuat Eliza menggigit bibir bawahnya karena merasa ragu ingin mengajaknya makan siang. "Apa kau ada waktu siang ini? Maksutku. Aku ingin mengajakmu makan siang sebagai tanda terima kasihku karena kau kemaren menolongku dan bahkan mengantarkanku pulang." Kata Eliza. Tidak ada jawaban dari Eliza yang membuat dia bahkan meremas tanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD